Selamatkan Masa Depan Bangsa

     Saat ini pendidikan merupakan faktor kebutuhan yang paling penting untuk modal masa depan anak. maka dari  itu orang tua berlomba – lomba menyekolahkan anaknya di sekolah – sekolah unggulan. namun sayangnya sekolah – sekolah unggulan tidak terdapat didaerah daerah terpencil maupun pedesaan hanya terletak di daerah perkotaan tempat tinggalnya tersebut , oleh sebab itu orang tua harus memberikan fasilitas extra yaitu kendaraan agar anaknya sampai ke tempat tujuan, maka dari sinilah sumber  lahirnya fenomena pengendara dibawah umur .

     Pada umumnya kesadaran yang dimiliki orang tua terhadap keselamatan anak teralihkan oleh impian dan cita – cita mereka terhadap anak, yang pada akhirnya orang tua harus memberikan fasilitas tambahan berupa kendaraan pribadi walaupun orang tua tersebut sudah mengetahui larangan dan bahayanya bagi pengendara dibawah umur. karena pada umumnya usia anak dibawah <17 tahun masih tergolong dalam kondisi labil dalam artian mudah emosi dan tidak ingin direndahkan oleh orang lain.

     Tingkat kecelakaan pada anak dibawah umur pada umumnya sering terjadi disaat siang hari tepatnya disaat pulang sekolah, karena kurangnya kelengkapan kendaraan seperti (spion, lampu dan speedometer), kebut-kebutan, pawai kelulusan, supporter sekolah dan yang terpenting adalah   belum mempunyai surat izin mengemudi yang megharuskan mereka menghindar dari kejaran polisi seperti memacu kendaraan sekencang mungkin dan melanggar rambu – rambu lalulintas. Kejadian ini perlu mendapatkan perhatian extra mengingat anak merupakan masa depan bangsa.

     Fakta membuktikan menurut hasil survey kepolisian di  Kota Makassar selama Tahun  2011 dalam kurun waktu 11 (sebelas) bulan terhitung sejak Januari  – 22 November 2011 terdapat 1085 Kasus Laka Lantas sebanyak 168  orang  MENINGGAL DUNIA  akibat   kecelakaan   di  jalan  raya.  52 % korban   adalah   generasi  muda  usia  produktif  11 – 30  tahun,  karena    tidak    disiplinnya  pada  saat    mengendarai  kendaraan   cenderung  melebihi kecepatan yang ditetapkan, lebih muatan, bonceng tiga tanpa helm, belum cukup umur, zig zag/ugal-ugalan, tabrak lari dan lain-lain bahkan banyak pengendara sepeda motor adalah anak di bawah umur sebagai fenomena yang biasa menjadi pemandangan sehari-hari di kota Makassar.

     Untuk itu diminta kepada pihak kepolisian untuk mengadakan sosialisasi maupun sweeping kendaraan di sekolah – sekolah setingkat SMP dan SMA seiring tingginya angka kematian pada pengendara anak dibawah umur seperti  :

1. Memeriksa surat izin Mengemudi (SIM)

Perlunya sosialisasi tentang fungsi SIM kepada masyarakat khususnya pelajar sangat penting disamping mendapatkan izin berkendara dari pihak kepolisian  juga sebagai identitas bagi penguna kendaraan. yang fungsinya sangat penting apabila terjadi hal – hal yang tidak di inginkan bagi pengendara misalnya kecelakaan  maka pihak kepolisian bisa langsung menghubungi pihak yang berkaitan dengan si pengendara tanpa harus mencari identitas yang lain yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

2. Memeriksa surat – surat Kendaraan (STNK)

Pentingnya membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) tidak kalah pentingnya dengan membawa SIM (Surat Izin Mengemudi ) surat ini berfungsi untuk menjaga kendaraan anda agar tetap aman dari pencurian  sekaligus bukti bahwa anda adalah pemilik syah dari kendaraan tersebut.

3. Memeriksa kelengkapan kendaraan seperti (lampu,weser,rem,spion dll)

Kelengkapan kendaraan sangat penting untuk pengguna kendaraan contohnya weser , weser merupakan signal terpenting bagi pengendara untuk komunikasi  antara pengendara satu dan lainnya. banyak terjadinya korban tabrakan akibat pengguna lupa menyalakan weser ketika belok. maka unsur yang 1 ini sangat penting untuk wajib ada pada kendaraan.umumnya masyarakat terutama pelajar bnyak merubah bentuk weser atau menghilangkannya seperti racing batok motor dan meriben lampu weser.

4. Memeriksa Standard Keamanan Pengendara (Berstandard SNI)

Helm merupakan pertolongan pertama bagi pengendara untuk meminimalisasi efek dari kecelakaan, untuk itu pemerintah memberlakukan penggunaan helm berstandarisasi SNI yang sudah melewati uji kualitas keamanan dari pemerintah.

5. sosialisasi tentang Rambu – Rambu Lalu lintas

Sosialisasi mengenai rambu – rambu lalu lintas sangat dibutuhkan untuk para pengendara dibawah umur, karena pada umumnya mereka tidak mendapatkan pelajaran mengenai rambu -rambu lalu lintas disekolah mereka. untuk itu kami memberikan masukan kepada pihak kepolisian dan pemerintah untuk membuat semacam poster rambu – rambu lalu lintas yang dibagikan kepada pihak sekolah agar ditempel di tiap masing – masing kelas untuk memberikan pengetahuan kepada pengendara dibawah umur yang belum berpengalaman dijalan.

6.  kapasitas daya tampung kendaraan

Perlu disosialisasikan kepada pihak pelajar dan masyarakat tentang bahaya berkendara melebihi kapasitas atau daya tampung kendaraan tsb. karena bisa membahayakan si pengendara sendiri maupun pengendara lainya  karena kehilangan control dan keseimbangan karena melebihi kemampuan dan kapasitas kendaraan tersebut.

     Dengan adanya sosialisasi seperti ini siswa mampu mengerti dan memahami aturan rambu – rambu lalu lintas sekaligus menekan laju tingkat kecelakaan pengendara dibawah umur dan Sangat disarankan kepada pihak sekolah untuk melarang siswanya membawa kendaraan bagi yang belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM) aturan ini perlu diberlakukan untuk mengurangi tingkat kecelakaan anak dibawah umur, untuk itu perlunya dukungan dari pemerintah untuk mengurangi ongkos tarif angkutan untuk pelajar agar kendaraan pribadi tidak menjadi solusi alternatif bagi orang tua terhadap anaknya.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: